banner 728x250
Berita  

Nini Arianti: Deforestasi Adalah Kejahatan Ekologis, Korporasi Tak Bisa Berlindung di Balik Izin

banner 120x600
banner 468x60

JAKARTA – Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Generasi Muda Peduli Indonesia (DPP GaMPI), Nini Arianti, melontarkan kecaman keras terhadap praktik perusakan lingkungan yang masih marak dilakukan korporasi, terutama di sektor pertambangan dan perkebunan kelapa sawit. Ia menegaskan bahwa deforestasi yang terus berlangsung merupakan bentuk kejahatan ekologis terstruktur yang dampaknya langsung dirasakan masyarakat.

Kecaman tersebut disampaikan Nini Arianti dalam sambutannya seusai pembukaan Diskusi Publik yang digelar di Aula Gedung DPP KNPI, kawasan Rasuna Said, Jakarta, Kamis (26/12/2025).

banner 325x300

Menurut Nini, praktik penebangan hutan yang masif dan tidak terkendali telah melampaui batas tanggung jawab ekologis. Ia menilai banyak korporasi mengabaikan keberlanjutan lingkungan dengan berlindung di balik kelengkapan izin administratif.

“Penebangan hutan yang dilakukan secara ugal-ugalan ini bukan sekadar pelanggaran lingkungan, tetapi kejahatan ekologis yang sistematis. Korporasi mengeruk keuntungan besar, sementara rakyat harus menanggung dampaknya berupa banjir, tanah longsor, dan krisis ekologis berkepanjangan,” tegas Nini.

Ia juga menyinggung pengalaman personalnya sebagai putra daerah Sumatra yang menyaksikan langsung dampak eksploitasi alam secara berlebihan. Menurutnya, bencana ekologis yang berulang menjadi cermin kegagalan korporasi dalam menjalankan tanggung jawab sosial dan lingkungan.

Lebih jauh, perempuan bermarga Lubis itu mengingatkan agar izin formal tidak dijadikan tameng pembenar bagi penggundulan hutan.

“Kami menolak keras praktik korporasi yang bersembunyi di balik izin administratif. Legalitas tidak otomatis membenarkan penggundulan hutan. Setiap jengkal hutan yang dirusak harus dipertanggungjawabkan, baik secara hukum maupun moral,” ujarnya dengan nada tegas.

Dalam kesempatan tersebut, Nini Arianti juga menekankan peran penting generasi muda sebagai garda pengawal isu lingkungan di tengah masifnya industrialisasi dan pembangunan ekonomi nasional.

“Pemuda harus tampil sebagai penyeimbang antara ambisi industri dan kelestarian alam.
Tanpa keberlanjutan ekosistem, pembangunan ekonomi hanya akan mewariskan bencana ekologis bagi generasi mendatang,” pungkasnya.

banner 325x300

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *