Lombok Tengah – Pengurus Karang Taruna Sopoq Juang Desa Semoyang menggelar rangkaian kegiatan akhir tahun 2025 sebagai wujud pengabdian sekaligus upaya pemberdayaan masyarakat desa. Kegiatan tersebut meliputi pemeriksaan kesehatan gratis, reboisasi melalui penanaman pohon, hingga agenda puncak berupa Expose Lapak Kain Tenun Desa Semoyang 2025.
Rangkaian kegiatan diawali dengan Cek Kesehatan Gratis yang dilaksanakan pada 14 Desember 2025, kemudian dilanjutkan dengan Reboisasi Wilayah Desa Semoyang pada 20 Desember 2025. Sementara itu, agenda puncak Expose Ngelapak Kain Tenun Desa Semoyang 2025 digelar pada 28 Desember 2025 di kawasan Car Free Day (CFD) Udayana, Kota Mataram.
Bendahara Umum Karang Taruna Sopoq Juang, Nizar, menjelaskan bahwa rangkaian kegiatan ini merupakan bentuk nyata peran pemuda dalam pengabdian dan pemberdayaan masyarakat desa.
“Kegiatan akhir tahun ini sebagai bentuk pengabdian dan pemberdayaan yang dilaksanakan oleh Pengurus Karang Taruna Sopoq Juang Desa Semoyang. Selain cek kesehatan gratis dan reboisasi, kami juga melaksanakan Expose Kain Tenun Desa Semoyang sebagai langkah pemberdayaan masyarakat dengan memperkenalkan sekaligus memasarkan hasil karya tenun (sesek) ibu-ibu kami kepada masyarakat yang lebih luas,” ujar Nizar.
Ketua Panitia kegiatan, Yoga, menegaskan bahwa seluruh agenda yang dilaksanakan dilandasi oleh kepedulian pemuda terhadap potensi yang dimiliki desanya.
“Kegiatan yang kami lakukan ini semata-mata sebagai bentuk kepedulian terhadap desa kami. Harapan kami, Desa Semoyang ke depan dikenal sebagai desa pengrajin Kain Sesek atau kain tenun. Ini menjadi langkah awal keterlibatan pemuda dalam membantu memperkenalkan produk tenun asli Desa Semoyang,” kata Yoga.
Lebih lanjut, Nizar menambahkan bahwa pelaksanaan Expose Kain Tenun Desa Semoyang 2025 telah memberikan dampak positif dalam upaya promosi produk lokal.
“Expose Kain Tenun Desa Semoyang tahun 2025 ini terbukti mampu mempromosikan hasil karya masyarakat kepada publik yang lebih luas, sehingga membuka roda perekonomian dan diharapkan dapat meningkatkan pendapatan para pengrajin kain sesek,” jelasnya.
Sementara itu, Yoga berharap kegiatan tersebut dapat menjadi tolok ukur semangat pemuda desa dalam berkontribusi bagi pembangunan ke depan.
“Menjelang tahun baru, semoga rekan-rekan Karang Taruna semakin semangat. Expose Kain Tenun Desa Semoyang 2025 ini diharapkan bisa dilanjutkan pada tahun berikutnya dengan kegiatan yang lebih besar dan lebih meriah,” tutup Yoga.
